PABUARAN BELUM JUGA SELESAI

Mandeg.

Itu satu kata yang kami pikir cukup mewakili kondisi saat ini terkait Polemik Tai Sapi di SMA Pabuaran.

Stakeholder tidak ada menunjukan tindakan yang signifikan. Ada amarah yang sangat menggelegak mendapati kenyataan, betapa persoalan tai Sapi di SMA Pabuaran tidak diperlakukan sebagaimana mestinya.

Situasi ini diperparah dengan adanya move dari Komite Sekolah yang meminta tanda tangan guru SMA Pabuaran sebagai tanda persetujuan relokasi. Jika guru-guru menandatangani form yg diberikan oleh komite sekolah, maka:

1. Komite Sekolah merasa memiliki kekuatan bahwa apapun keputusan komite sekolah adalah juga suara dari warga sekolah;
2. Kejadian ini menunjukan era baru dalam mekanisme pengelolaan sekolah, biasanya sekolah yang meminta persetujuan Komite Sekolah atas kebijakan yang diambil sekolah, sementara ini kebalikannya, komite sekolah meminta sekolah menyetujui langkah2 yang akan diambil oleh komite;
3. Komite sekolah nyata tidak memahami bagaimana sebenarnya mekanisme perpindahan lokasi sekolah yang seharusnya banyak melibatkan unsur Dinas Pendidikan, DPPAKD, BAPPEDA, DALBANG dsb;

Untuk itu selayaknya Komite Sekolah bertindak arif dan memberikan teladan untuk menempuh segala sesuatu dalam koridor normatif, karena bagaimanapun unsur komite Sekolah SMA Pabuaran terdiri dari Pejabat Pemerintah Kabupaten Subang yang kami yakin sangat tahu apa itu koridor normatif, kecuali jika memang segala resiko yang mungkin timbul telah siap untuk dihadapi meski harus melawan hukum sekalipun.

Terakhir, kepada Dinas Pendidikan, Anggota DPRD, dan Pejabat lainnya, jik ingin berjasa pada masyarakat Pabuaran dan menunaikan tugas sebagai abdi masyarakat, tolonglah bantu. Bantu selesaikan polemik ini secara normatif. Jangan sebarkan bara amarah dalam batin masyarakat.

Semoga Allah SWT mengampuni kami, dan Kita atas segala tindakan dan sikap dlam menyelesaikan polemik ini

Amien

Catatan Tentang Relokasi SMA Pabuaran : Antara Angin Surga dan Potensi Masalah

Wacana Relokasi SMA Pabuaran terus bergulir dan sepertinya akan terus berjalan. Begitu mudahkah ?

Sejatinya proses Relokasi SMA Pabuaran itu tidak mudah. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah bukan cari lahan atau ngukur lahan. Tapi menyusun dan membuat Rencana Pembangunn Pembangunan SMA Pabuaran yg komphrehensif, karena pembangunan ini  membutuhkan waktu yg tidak sebentar dan dana yang tidak sedikit. Rencana Pembangunan itu harus dituangkan dalam satu dokumen yang ditandatangi pejabat berwenang sehingga terjamin pelaksanaannya.Jika hanya membangun satu sampe tiga RKB/USB  masih mungkin direalisasikan dalam satu tahun anggaran, namun jelas ini tidak sebanding dengan Rombel SMA Pabuaran yang  banyak. Harus dihitung dulu berapa rombel dan berapa RKB yang dibutuhkan berikut infrastruktur lainnya. Berapa milyar yg dibutuhkannya. Dari mana anggarannya, dan berapa tahun selesainya. Jika hanya bersandar pada kebijakan segelintir pejabat saja sangat riskan, dan sangat mungkin terkatung-katung. Apalagi bukan pejabat kunci dalam anggaran.

Sumber Dana APBN

Kemudian jika pun berharap  bahwa rencana pembangunan RKB/USB  sekarang ini akan menggunakani dana Dekonsentrasi/Tugas Pembantuan selayaknya dipelajari dulu asal peruntuntukan dalam Juknisnya, jangan sampai  beda peruntukan sebab jika dipaksakan maka sudah termasuk satu bentuk penyimpangan anggaran, pasti jadi masalah.

Jika dana APBN yang diharapkan itu adalah dana DPPIP, harus difahami, akan jadi aneh jika semuanya dikucurkan ke SMA Pabuaran, karena toh itu harus tersebar pada beberapa sekolah. Selain itu, DPPIP tidak semuanya untuk RKB/USB tapi juga untuk pengadaan alat/sarana pendukung. dan kami yakin Disdik tidak akan gegabah membelokan alokasi anggaran yang telah jelas peruntukannya.  KECUALI ada dana Dekonsentrasi/Tugas Pembantuan yang lain yang masuk ke Subang untuk pembangunan RKB/USB. (Adakah itu ?)

Continue reading

Selamat Hari Raya Iedul Fitri

Keluarga besar LIRA Kabupaten Subang menyampaikan selamat Hari Raya Iedul Fitri 1431 Hijriyah.

Minal Aizin Walfa’idzin, Mohon maaf lahir dan batin

Dan menjelang Hari Raya itu kita tenangkan diri, simpan segala polemik dan masalah yang ada, semoga pada Bulan Syawal nanti kita semua diberikan pencerahan agar bisa memandang segala persoalan dengan lebih jernih.

Amien

Bupati LIRA Subang

Dick Faizal Akbar

Alasan tolak Relokasi SMA Pabuaran Subang : SMA Pabuaran cuma dihargai Rp.500 juta ?

Perkembangan terakhir tentang Polemik Siswa vs Tai Sapi di SMA Pabuaran saat ini menunjukan sama sekali tidak ada perkembangan ! Wacana relokasi masih akan terus digulirkan, demikian keterangan  terakhir yang disampaikan oleh  Camat Pabuaran kepada Bupati LIRA Subang, Dick Faizal Akbar. Sementara pihak DPRD pun belum mengambil langkah-langkah sebagai respon atas Surat yang disampaikan LIRA dan spanduk yang dipasang di depan Gedung DPRD. Kenyataan ini sangat disayangkan sekaligus memprihatinkan. Oleh karena itu LIRA Subang memandang perlu  menegaskan lagi alasan penolakan Relokasi SMA Negeri Pabuaran, sebagai berikut :

Continue reading

Polemik Limbah Sapi di Beberapa Kabupaten : Komparasi dan Harapan

Menghadapi polemik limbah sapi yang di tangani oleh LIRA Subang telah mendorong  LIRA Subang mencari komparasi persoalan serupa di daerah lain. Setelah gogling kesana kemari akhirnya ditemukanlah persoalan serupa.

Tahun 2009 di Kabupaten Tangerang
Di Kabupaten Tangerang persoalan ini pernah terjadi uniknya menjadi berita pada bulan yang sama yaitu bulan Agustus pada tahun 2009. Lokasinya di Desa Mekarsari Kecamatan Jambe Kabupaten Tangerang. Penanganan masalahnya melibatkan Dinas Instansi terkait, termasuk didalamnya Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) dan Dinas Peternakan.

Pada persoalan di Kab. Tangerang ini diperoleh gambaran bahwa secara garis besar, usaha penggemukan sapi sebelum memiliki IMB maka seharusnya sudah memiliki AMDAL dulu, dan sebelum itu harus memiliki memiliki izin-izin dasar sebelum dikeluarkan izin operasional. Izin-izin tersebut meliputi surat domisili usaha yang dikeluarkan Pemerintah Desa, Surat Tempat Izin Usaha (SITU) dari Pemerintah Kecamatan dan izin lingkungan dari para tetangga di lokasi usaha. (Sumber copaste disini)

Continue reading

Pemasangan Spanduk Protes Limbah Sapi di DPRD Subang

Pada hari ini tanggal 30 Agustus 2010, Bupati  LIRA Subang mengirimkan menemui Anggota DPRD Kabupaten Subang untuk menyampaikan Surat Pemberitahuan terkait Polemik dampak perusahaan penggemukan sapi PT. Argisatwa Jaya Kencana khususnya terhadap SMA Negeri Pabuaran, surat pemberitahuan tersebut yang berisi :

Continue reading

VIDEO POLEMIK SISWA VS TAI SAPI DI SMA NEGERI PABUARAN SUBANG

Inilah Video wawancara tentang polemik relokasi SMA Negeri Pabuaran yang diakibatkan oleh bau kotoran sapi dari limbah pabrik penggemukan sapi.

THR Lebaran Buruh Pabrik !!!

oleh Gusti Arya Hardika

Penulis yakin bahwa setiap pekerja, apalagi yang sudah bekerja selama bertahun-tahun, pasti tidak asing dengan istilah THR. Namun belum tentu semua pekerja memahami apa itu THR, dan apakah THR itu merupakan hak pekerja atau sekedar sedekah dari pengusaha. Apalagi di dalam UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan tidak ada ketentuan yang mengatur tentang THR.


Continue reading

Polemik Tai Sapi terkini !!!

INILAH YANG TERJADI SAAT INI
Permasalahan pencemaran lingkungan yang ditimbulkan oleh PT. Agrisatwa Jaya Kencana, telah memberikan dampak negatif bagi masyarakat disekitar perusahaan. Dampak negatif tersebut dirasakan langsung oleh SMAN 1 Pabuaran yang berada dekat/berdampingan dengan lokasi perusahaan. Salah satu dampak negatif yang muncul adalah menurunnya jumlah siswa baru yang mencapai hampir 50% dari tahun sebelumnya. Selain itu bau yang ditimbulkan juga mengakibatkan terganggunya kegiatan belajar mengajar di SMAN 1 Pabuaran.
Berdasarkan hal tersebut di atas, pihak SMAN 1 Pabuaran mengajukan surat permohonan relokasi kepada pemerintah kabupaten Subang yang langsung ditindak lanjuti dengan diadakannya pertemuan antara pihak sekolah, pemda dan perusahaan. Hasil keputusan dari pertemuan tersebut adalah bahwa relokasi SMAN 1 Paburan harus segera dilaksanakan. Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, pihak perusahaan akan menanggung sepenuhnya biaya relokasi termasuk diantaranya biaya pengadaan tanah dan biaya untuk pembangunan seluruh sarana fisik yang dimiliki SMAN 1 Pabuaran. Continue reading

LIRA Subang kawal Polemik Siswa vs Tai Sapi : Spanduk protes !!!

Inilah Spanduk protes yang menyuarakan keprihatinan atas polemik di SMA Pabuaran Subang atas keberadaan Pabrik Penggemukan sapi yang menimbulkan bau kedalam lingkungan sekolah. Entah masih terpasang atau sudah diturunkan.